Berkebun Jengkol Sangat Menguntungkan Rupanya , Bau Aromanya Wangi Bisnisnya

Desa Bokor –Bokor merupakan desa yang dikenal sebagai desa pertanian dan perkebunan, Terutama dikenal perkebunan buah – buahan, ada durian,cempedak,manggis,rambutan dan lain – lain .

Nah kali ini desa bokor lain pulak di bulan juli – juni  merupakan musim panen jengkol,dimana sebuah perkebunan yang ada membudidayakan jengkol meraka saat ini berpanen ria.bau aromanya wangi bisnisnya. tulah julukan orang bokor. ujarnya..

Tanaman jengkol ini merupakan pohon yang tingginya dapat mencapai 15 – 30 meter.

foto : Pohon Jengkol di perkebunan

Jengkol awalnya hanyalah tanaman yang biasa saja dalam hal ekonomi, budidaya jengkol dianggap kurang menghasilkan, tapi seiring dengan berjalannya waktu , tahun semakin banyak pencinta makanan jengkol.

Ucu nah yang kita kenal salah satu masyarakat bokor memilii kebun jengkol , saat ini mereka panen satu kali panen berjumlah 6000 – 7000 bijik buah jengkol untuk tahap pertama. Mungkin tahap seterusnya kedua lebih dari itu.

foto : Proses perhitungan buah jengkol akan siap di pasarkan

Ucu nah menjual harga jengkol biasanya di jual pakai bijik buah jengkol, kenapa dipakai itu,dikarena taradisi masyarakat terdahulu bokor, sudah menggunakan itu, bukan pakai Kiloan. Berbeda sama di daerah – daerah kota lainnya.

Berapakah harga jengkol di desa bokor ?
untuk jengkol kita jual 100 bijik buah jengkol diperkirakan berkisar Rp. 35.000

Untuk informasi Penjualan dan lokasi nya ( Jengkol ) hubungi :

Abdillah Hatta

Jln.H. Abdullah Tonel

Telpon / WA : 0853 6305 2258

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentar dan Saran Anda :