Musyawarah Laporan Pertanggung Jawaban BUMDes Bokor Mandiri

Desa Bokor,Desa Broadband – Musyawarah pertanggungjawaban dan Evaluasi pengelolaan BUMDes Bokor Mandiri Desa Bokor Kecamatan Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten kepulauan Meranti digelar hari Rabu, (31/03/2021) bertempat di Halaman Depan kantor Bumdes Bokor Mandiri. Musyawarah tersebut di hadiri Kepala Desa Bokor Iriyanto Abdullah, Camat Rangsang Barat Juwita Ratna Sari S.Farm, Apt, Dinas PMD Meranti, H.Edi M Nur, Kasi PMD Kecamatan, Fauzan, SE, Pendamping Desa Kecamatan, Ketua BPD bersama anggota, Ketua LKMD bersama anggota, Kepala – kepala Dusun, semua pengurus BUMDes, Tokoh agama tokoh masyarakat dan lembaga-lembaga lainnya.

Bumdes adalah merupakan lembaga yang di kelola oleh masyarakat bersama Pemerintah desa sebagi sumber pendapatan desa dalam rangka memajukan perekonomian desa, memajukan pendapatan asli desa, memajukan pengolahan potensi desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa dan menjadi tulang punggung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di desa.

Adapun agenda dalam acara Musyawarah Laporan Pertanggung jawaban BUMDes Bokor Mandiri ini adalah :

  • Penyampian laporan pertanggung Jawaban Bumdes Bokor Mandiri
  • Pembagian bantuan Buku dan alat tulis Kepada MTS AL – Huda Desa Bokor
  • Penyerahan Dana Sosial Kepada Warga Miskin
  • Penyerahan Doorprise kepada anggota unit simpan pinjam
Penyerahan Bantuan Kepada MTS AL-HUDA Desa Bokor
Penyerahan Doorprise kepada anggota unit simpan pinjam

Laporan Pertanggungjawaban tahunan Bumdes Bokor Mandiri tahun Buku 2020 ini, yang menjadi paling penting mendukung penguatan ekonomi perdesaan itu diperlukan secara sistematis untuk mendorong organisasi agar mampu mengelola ekonomi stategi desa dengan menggembangkan jaringan ekonomi persedaan saat ini merupakan suatu lembaga ekonomi yang bergerak dibidang simpan pinjam.”kata drektur Bumdes

Penyampaian Oleh Drektur Bumdes Bokor Mandiri

“harapan bumdesa mampu meningkatkan potensi desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta menjadi tulang punggung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa akan mengalami perkembangan usaha yang awalnya unit simpan pinjam mendapatkan bantuan dana sharing dari kabupaten kepulauan meranti dan provinsi.

Lebih lanjut Kades menjelaskan, Pengelolaan Bumdes ini juga harus di barangi dengan administrasi yang jelas sesuai dengan peraturan yang ada. Dahulu –dulu sebelumnya kenangan kita banyak nya Bank berjalan Bank  46 pinjam empat balik enam itu dulu. Tapi sekarang alhamdulillah dengan adanya BUMdesa masyarakat bisa meminjam dengan syarat ketentuan yang berlaku sehingga masyarakat bisa memanfaatkan uang tersebut. “Jelas kades desa bokor

Sambutan Oleh Kepala Desa Bokor

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.