Rembuk Shunting, Upaya Perkuat Komitmen Pencegahan dan Penanganan Shunting Mulai Dari Desa

Desa Bokor, Desa broadband – Pemerintah Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat mengadakan Musyawarah Desa Penanganan Program Stunting dan juga rembug stunting sebagai salah satu tahap perencanaan Desa Bokor untuk Rencana Kerja Kalurahan Tahun 2022. Musyawarah Desa dalam Penanganan Stunting ini dilaksanakana karena hasil riset nasional selama 10 tahun terakhir belum menunjukkan adanya perubahan yang berarti, dan Juga Program Stunting masih menjadi Rencana Jangka Menengah Nasional. Selaras dengan amanah Undang-Undang 6 Tahun 2014 tentang Desa,

Musyawarah Desa Bokor Stunting dibuka oleh Kepala Desa Bokor, UPT Pukesmas Anak Setatah yang dihadiri oleh anggota BPD desa bokor,Perwakilan Camat Rangsang Barat, Pendamping Desa Kecamatan,Pendamping PKH,Bidan Desa, Kader Pemerdayaan Manusia, Ketua dan anggota PKK serta Kader Posyandu, Lembaga Pemerdayaan Masyarakat Desa (LPM) dan anggota LPM serta Prangkat Desa.

Dalam motto Rembung Stunting dengan “ MELALUI KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING KITA WUJUDKAN SUMBER DAYA MANUSIA YANG UNGGUL MENUJU INDONESIA MAJU ”, ayo benahi tatanan penanganan Stunting yaitu 1000 hari bayi kelahiran, “ kata Ardinata P3MD.

Tingginya tingkat partisipasi masyarakat merupakan ujung tombak bagi pemerintah Desa secara keseluruhan. Sehingga dengan adanya Pelatihan Penanangan Stunting sekaligus rembug stunting diharapkan perencanaan Pemerintah Desa lebih meningkat Lagi.

Adapun Sasaran Pencegahan Stunting

Sasaran prioritas konvergensi pencegahan stunting adalah ibu hamil dan anak usia 0-23 bulan atau rumah tangga 1000 HPK sebagai masa yang paling kritis dalam tumbuh kembang anak

Anak usia 24-59, wanita subur dan remaja putri

perencanaan pembangunan Desa Akah sehingga masuk prioritas penganggaran di tahun 2022.

Mari bersama-sama mencegah stunting dengan memantau pertumbungan anak dari 1000 hari pertama kehidupan (1000 HPK) terdiri atas 270 hari selama kehamilan dan 730 hari pada dua tahun pertama kehidupan buah hati. Serta rutin membawa anak ke posyandu. Cegah stunting itu penting demi masa depan generasi yang lebih cerah.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.