Sejarah Desa

SEJARAH NAMA DESA BOKOR
1.Sejarah Desa Bokor

Asal muasal diberikan nama Desa Bokor berawal dari kata melayu daerah kerajaan siak dengan sebutan Bokou disebut Bokor. Bokou merupakan kata benda berwujud barang berupa piring besar yang cekung dan bertepi lebar terbuat dari tembaga atau perak. Bokou merupakan barang yang digunakan oleh kalangan tertentu seperti raja,bangsawan dan kalangan terpandang semasanya.

Nama atau sebutan Bokou menurut salah seorang keturunan Kerarajaan Siak yang berdomisili di malaysia bernama Tengku Arif menceritakan bahwa pada masa Temenggung Siak I ( satu ) bernama Tengku Bagus Syed Muhammad Toha.

Dimasa itu Tengku Bagus Syed Muhammad Toha dan rombongan telah membuka sebuah bandar di Tebing Tinggi terletak disebuah pulau yang daratannya tinggi dari permukaan  laut.

Pulau Tebing Tinggi ini merupakan daerah kekuasaan kerajaan Siak Sri Indrapura, ketika itu rombongan Tengku Bagus Syed Muhammad Toha menelusuri sungai dan beristirahat dikawasan sungai pulau tebing tinggi, salah seorang Srikandi Cik Puan bernama Saedah adik ipar  Sultan Assaidis Asyarif Ali Abdul Jalil Syaifuddin Baalawi ( Sultan Siak ke VII Pada Tahun 1784-1810 ) ingin mengambil air sungai dengan menggunakan wadah yang bernama bokou. Ketika hendak mengambil air, Bokou yang dipegang oleh Cik Saedah terlepas jatuh disalah satu kuala sungai yang terletak dipulau Tebing Tinggi.

Berhari – hari rombongan mencari Bokou yang terjatuh di sungai karena sangat dalam dan lebar Bokou yang jatuh tidak ditemui, sehingga kuala sungai tempat jatuhnya bokou oleh rombongan Cik Saedah diberikan nama Kuala Sungai Bokou ( Bokor ) dan hulu sungai diberi namakan Hulu Sungai Bokou/Bokor. daerah sepanjang kuala dan sampai ke  hulu yang merupakan daratan atau dusun disebut Dusun Bokor.

Kesepakatan masyarakat yang terdiri dari beberapa tokoh diantaranya, tokoh agama, tokoh adat, tokoh wanita dan tokoh pemuda merumuskan, menetapkan wilayah yang termasuk kuala, sungai dan hulu bokou diberikan nama Kampung Bokou dan sekarang disebut Desa Bokor.

Nama Kepala Pemerintahan Desa Bokor Dari Masa Ke Masa 
  1. Tonel H.M.Kasim
  2. Abdul Tonel
  3. M.Yahya Arif
  4. Usma Tonel
  5. Abdul Latif Hasan
  6. Iryanto Abdullah
  7. H.Aminullah, S.Ag.SH.M.Si
2. Prestasi Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat 
  • Tahun 1968 Desa Bokor Juara 5 Tanda Jasa Usaha Pembangunan Dan Perbaikan Oleh Mentri Dalam Negeri Oleh Basuki Rahmad
  • Tahun 1969 Desa Bokor Juara 1 Lomba Desa Tingkat Kecamatan Tebing Tinggi Oleh A. Bakar Omar, Hut RI ke 24
  • Tahun 1973 Desa Bokor Juara 1 Lomba Desa Tingkat Kecamatan Tebing Tinggi Oleh A. Bakar Omor, Hut RI Ke 28 Dibidang Pendidikan Dan Keamanan
  • Tahun 1973 Desa Bokor juara 1 Lomba Desa Tingkat Kecamatan Tebing Tinggi Oleh Amir Mahmud Dengan Berupa Piagam Penghargaan
  • Tahun 1979 Desa Bokor Juara 1 Lomba Desa Tingkat Kecamatan Tebing Tinggi  Oleh A. Bakar Omar
  • Tahun 1994 Desa Bokor Mengadakan Turnamen Bokor Cup I
  • Tahun 1996 Desa Bokor Mengadakan Turnamen Bokor Cup II
  • Tahun 2002 Desa Bokor Juara 1 Lomba Desa Tingkat Kecamatan Rangsang Barat Oleh Jhon Hendri.SH
  • Tahun 2002 Desa Bokor Juara 1 Lomba Desa Tingkat Kabupaten Bengkalis Oleh Drs.H. Syamsul Rizal
  • Tahun 2002 Desa Bokor Juara 1 Lomba Desa Tingkat Kabupaten Bengkalis Oleh Drs.H. Syamsul Rizal dibidang LKMD
  • Tahun 2004 Desa Bokor mengadakan turnamen Bokor cup IV
  • Tahun 2005 Desa Bokor Juara 1 Lomba Desa Tingkat Tecamatan Rangsang Barat Oleh Erri Ibrahim
  • Tahun 2oo5 Desa Bokor Juara 1 Lomba Desa Tingkat Kabupaten Bengkalis Oleh Drs. H. Syamsul Rizal
  • Tahun 2007 Desa Bokor Mengadakan Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke VII Tingkat Desa Kec Rangsang Barat Kabupaten Bengkalis
  • Tahun 2009 Desa Bokor Juara 1 Lomba Desa Tingkat Kecamatan Rangsang Barat Oleh Alwi Majid.SH
  • Tahun 2010 Desa Bokor Juara 1 Lomba Desa Tingkat Kecamatan Rangsang Barat Oleh Alwi Majid.SH
  • Tahun 2010 Desa Bokor Juara 1 Tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti Oleh Bupati Syamsuar

* Peristiwa Buruk :

  • Tahun 1994 Desa Bokor Tedapat Kemarau Panjang Dan Timbulnya Hama atau Sejenis Ulat yang Mengakibatkan Banyak Pohon Durian Mati
  • Tahun 2006 Desa Bokor Terdapat Kemarau Panjang Dan Terjadi kebakaran Beberapa Hutan Perkebunan Karet
  • Tahun 2008 Desa Bokor Akibat Pemutusan Hubungan Kerja Dari Pihak Perusahaan PT. Uniseraya Dan Terjadilah Dampak Krisis Mata Pencarian Dan Banyak Pengangguran

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentar dan Saran Anda :